Sejarah Baccarat di Italia Dulu

Masyarakat yang acap kali memainkan Pai Gow ini memakai media berupa blok atau tiles. Kata Pai Gow sendiri dalam Bahasa Mandarin mempunyai arti ‘mewujudkan angka sembilan’. Dari sini bisa disimpulkan bahwa angka sembilan merupakan skor tertinggi dalam permainan ini. Sayangnya, teori ini masih belum ternyata sampai dikala ini.

Ada juga teori menarik lainnya berkaitan dengan permainan kartu Baccarat. Teori yang satu ini masih berbasis inspirasi yang sama, adalah inspirasi angka Sembilan sebagai skor tertinggi pada permainan Baccarat.

Teori ini mengatakan bahwa Baccarat merupakan sebuah permainan orisinil dari Bangsa Romawi Kuno. Berdiskusi mengenai salah satu bangsa dengan peradaban terbaik di dunia ini, tentu tidak dapat jauh-jauh dari yang namanya ritual. Demikian juga dengan permainan Baccarat versi Bangsa Romawi Kuno ini.

Ada yang mengatakan bahwa dikala Baccarat ini tengah dimainkan, ada sebuah ritual tertentu supaya pemain dapat menerima skor tertinggi dari adanya www.sbobet88.digital, adalah angka sembilan. Ritualnya cukup simpel dan bukan ritual yang angker dan ‘mengganggu’ secara visual.

Ritual yang dimaksud merupakan ritual di mana seorang gadis yang masih perawan dipinta untuk melemparkan dadu untuk menerima angka kemujuran. Akan jauh lebih mujur sekiranya angka yang diperoleh merupakan angka sembilan.

Terdapat dua angka dalam permainan Baccarat ini yang dianggap memiliki kedudukan yang tinggi. Kedua angka hal yang demikian merupakan angka 9 dan angka 8.

Tapi ada juga anggapan lain yang masih ada kaitannya dengan ritual dalam permainan Baccarat ala Bangsa Romawi Kuno. Bila sang gadis perawan mencetak angka-angka kecuali angka 8 dan angka 9, dia wajib mati dengan sistem ditenggelamkan di lautan dalam.

Baccarat di Italia

Di Negara Italia sendiri, beritanya permainan kartu baccarat ini pertama kali timbul sekitar abad ke-13, abad yang sama dikala petualang sekalian pelaut ulung Marco Polo kembali ke negara asalnya, Italia, berakhir menjalani ekspedisinya selama bertahun-tahun.

Menurut sebuah sumber naskah berbahasa Perancis yang ditemukan sekitar tahu 1330-an, ada sebuah permainan yang benar-benar mirip dengan permainan judi Baccarat yang mana permainan ini dimainkan di atas meja. Pada masa itu, permainan kartu bukanlah permainan yang populer dan masih dianggap aneh dan dapat dibilang benar-benar langka.

Kartu pada pada masa itu bukanlah kartu seperti jaman kini yang mana kartu-kartu jaman kini ini terbuat dari kertas dan diberikan gambar atau simbol, dan angka.

Kartu pada abad ke-13 berupa kartu-kartu yang salah satu permukaannya dilukis atau digambar secara manual dengan memakai tangan.

Kecuali dilukis secara manual, ada sistem lainnya yang jauh lebih kencang dan praktis untuk memberi simbol atau gambar pada salah satu permukaan kartu, adalah dengan menyetempel salah satu permukaan kartu dengan memakai stempel balok kayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *