Aliansi berupaya mengumpulkan dana sebesar US$38 miliar

Aliansi berupaya mengumpulkan dana sebesar US$38 miliar – Untuk menyediakan vaksin corona bagi 92 negara miskin yang sebelumnya telah mendaftarkan diri.

“Di antara mereka (daftar negara) yang telah mendaftar termasuk Komisi Eropa atas nama 27 negara anggota Uni Eropa ditambah Norwegia dan Islandia,” tulis pernyataan tersebut.

“Tujuan fasilitas Covax adalah untuk mencoba bekerja dengan setiap negara di dunia. Saya mengatakan bahwa kami telah melakukan percakapan dan akan terus melakukannya dengan semua negara,” kata Ketua Gavi Seth Berkley dalam konferensi pers virtual pada akhir September lalu.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan optimismenya karena hampir dua per tiga dari populasi global sepakat untuk berpartisipasi dalam mekanisme pemerataan vaksinasi corona dikutip Bloomberg.

“Ini bukan amal, ini demi kepentingan terbaik semua negara. Nasionalisme vaksin hanya akan melanggengkan penyakit dan memperpanjang pemulihan global,” ucapnya.

“Kami menghormati komitmen untuk menjadikan vaksin Covid-19 menjadi barang publik global,” ujarnya menambahkan.

Mengutip AFP, China sejauh ini memiliki empat kandidat vaksin virus corona yang sedang dalam uji klinis tahap ketiga.

Namun belum jelas ketentuan dalam perjanjian tersebut dan kontribusi China terhadap aliansi. Namun sebelumnya Presiden Xi Jinping mengatakan jika vaksin corona yang tengah mereka kembangkan bisa digunakan oleh publik global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *